Wednesday, October 14, 2020

4 Jenis Obat Demam Yang Aman Dibeli, Yuk Intip Di Aplikasi Sehatq

 

Info Obat

Demam menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh sebagian besar orang. Biasanya, demam akan muncul sebagai bentuk mekanisme sel imun melawan bakteri, virus, maupun komponen berbahaya lain yang masuk ke tubuh. Untuk meringankan gejalanya, umumnya dokter akan meresepkan obat penurun demam. Berikut jenis obat demam yang bisa dibeli di apotik yang direkomendasikan tim SehatQ.


Jenis Obat Demam Yang Bisa Dibeli Bebas


1. Paracetamol atau Acetaminophen

Salah satu jenis obat penurun panas ini juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai pereda nyeri. Umumnya, paracetamol yang beredar di apotik tersedia dalam berbagai sediaan, mulai dari kapsul, tablet, puyer, hingga sirup. Obat demam ini aman untuk dikonsumsi oleh semua kalangan, mulai dari bayi berumur 6 bulan keatas hingga orang dewasa, namun tentunya dosis yang diberikan berbeda tiap usia pengguna.


Ketika mengkonsumsi obat ini biasanya akan timbul beberapa efek samping yang harus diwaspadai, seperti mual, muntah, susah tidur, gatal dan kemerahan, dan alergi. Apabila mengalami kondisi yang lebih berbahaya, lebih baik menghentikan penggunaan obat ini dan periksa ke dokter. Selain itu, jika anda golongan orang yang mengkonsumsi obat tertentu secara teratur, maka harus hati-hati dengan penggunaan paracetamol.


2. Ibuprofen

Selain paracetamol, masih ada info obat yang bisa bebas didapatkan dalam apotek, yaitu ibuprofen. Tak hanya menurunkan demam, obat ini juga dapat meredakan peradangan dan mengatasi nyeri di tubuh. seperti halnya paracetamol, ibuprofen juga bisa dikonsumsi oleh anak diatas umur 6 bulan hingga orang dewasa, namun harus tetap mengikuti dosis yang tercantum dalam kemasan.


Umumnya, obat penurun panas ini aman untuk dikonsumsi, meskipun pada beberapa orang akan menimbulkan efek samping berupa sakit perut. Oleh karena itu, dalam penggunaannya selalu disarankan agar dikonsumsi setelah makan. Apabila anda mengkonsumsi obat pengencer darah, maka penggunaan ibuprofen harus berhati-hati. Selain itu, dianjurkan untuk tidak menggunakan obat ini bersamaan dengan celecoxib, cyclosporine, dan obat hipertensi.


3. Naproxen

Jenis obat penurun panas ini juga bisa bebas dibeli di apotik, namun naproxen baru boleh dikonsumsi oleh anak yang telah berusia 12 tahun keatas. Untuk yang berada di bawah 12 tahun, penggunaan obat ini perlu melalui resep dokter terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebelum memberikan pada anak, ada baiknya untuk membaca info obat yang tertera pada kemasan.


Seperti halnya ibuprofen, naproxen juga berfungsi untuk menurunkan demam, meredakan inflamasi, serta mengurangi rasa nyeri. Adapun efek samping yang akan ditimbulkan setelah konsumsi obat ini adalah rasa sakit pada perut. Maka dari itu, sebelum meminumnya sangat dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. Apabila timbul efek samping yang lebih parah, sebaiknya menghentikan penggunaan dan periksa ke dokter.


4. Aspirin

Meskipun bisa dibeli bebas di apotik, namun obat ini tidak boleh diberikan pada anak tanpa konsultasi dengan dokter. Aspirin hanya diperbolehkan untuk orang dewasa yang berumur 18 tahun ke atas. Tak hanya sakit perut saja, obat ini juga berpotensi menimbulkan efek samping yang lebih serius, seperti tukak lambung. Agar mendapatkan rekomendasi obat demam yang lebih aman, ada baiknya untuk mencari di aplikasi Sehatq.


Beberapa jenis obat tersebut tersedia di semua apotik dan toko obat sejenis dan bisa dibeli bebas tanpa resep dokter. Kendati demikian, anda tetap perlu mengikuti dosis serta kontraindikasi yang telah dianjurkan. Namun, perlu diperhatikan jika demam yang  dialami tidak kunjung turun meskipun telah mengkonsumsi obat, maka ada baiknya untuk langsung memeriksakannya ke dokter.