Wednesday, December 18, 2019

Tips Menyimpan Stok Makanan Agar Tahan Lama

Makanan Tahan Lama

Menyimpan makanan dan minuman di dalam kulkas menjadi hal rutin yang dilakukan banyak orang untuk membuat Makanan Tahan Lama dan menjaga kualitas persediaan di rumah. Kamu pasti pernah membeli bahan makanan untuk dimasak esok hari tetapi karena pekerjaan yang terus menumpuk, makanan malah membusuk dan terbuang sia-sia. 
Sebenarnya, kamu tidak bermaksud untuk membuang makanan. Hanya karena kesibukan yang melkamu membuat kamu lupa bahwa masih punya stok makanan di kulkas yang menunggu untuk dihabiskan. Namun, ternyata tidak semua makanan dan minuman bisa secara asal diletakkan dalam kulkas. Ada beberapa tips menyimpan makanan agar tahan lama sesuai dengan jenisnya.

Buah dan Sayuran
Dua sumber vitamin ini harus disimpan dengan cara yang tepat supaya tidak cepat rusak. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyimpan buah dan sayuran di luar kulkas. Setelah mencucinya hingga bersih, biarkan kedua makanan tadi berada di ruangan dengan suhu normal. 

Jika kamu sudah terlanjur memotongnya, simpan saja ke dalam food container kemudian barulah masukkan ke dalam kulkas. Khusus buah apel dan pir, hindari menaruhnya dengan jarak berdekatan karena memicu gas etilen yang membantu proses pematangan lebih cepat.

Daging
Masih banyak orang yang memiliki masalah dengan cara menyimpan daging. Ada yang mengaku bahwa daging yang ia beli membusuk di dalam kulkas kurang dari seminggu. agar ini gak terjadi, kamu harus tau bagaimana cara menyimpan daging yang benar.

Mudah kok, cuci daging dengan air mengalir setelah itu potong ke ukuran yang lebih kecil sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Bumbui dengan kunyit dan bawang juga akan membantu daging lebih awet dan menghemat waktu saat proses memasak nantinya.

Tahu dan Tempe
Berbeda dengan daging, dua bahan makanan ini tidak perlu dipotong-potong sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Yang harus diperhatikan adalah jika kamu membeli tempe dalam keadaan masih hangat, jangan langsung menaruhnya di dalam mesin pendingin, sebaiknya diangin-anginkan terlebih dahulu. 

Simpan keduanya di dalam wadah tertutup sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Khusus untuk tahu yang belum ingin dimasak, rendam dengan air di dalam wadah hingga tahu tenggelam. Jangan lupa untuk mengganti airnya setiap hari.

Bumbu Dapur
Bukan orang Indonesia namanya kalau tidak doyan rempah dalam citarasa setiap makanannya. Dengan keanekaragaman bumbu dapur yang kamu punya di rumah, masing-masing memiliki cara tersendiri untuk menyimpannya. 

Misalkan untuk bawang yang dikategorikan sebagai bumbu yang cepat membusuk, simpan di plastik berlubang di suhu normal. Sementara sejenis daun bisa disimpan di tempat yang kering dan jauhkan dari kompor dan sinar matahari karena bisa menyebabkan perubahan warna dan bau.

Susu Cair
Produk hewani ini disukai semua orang karena manfaatnya dan juga rasa yang lezat. Namun, susu tidak mengandung zat antibakteri sehingga mudah menjadi basi walau sudah disimpan di dalam lemari pendingin. Untuk mengantisipasinya, segera habiskan susu setelah kamu beli. 

Atau simpan dengan suhu 2 hingga 4 derajat celcius. Memasak susu hingga suhu 77 derajat celcius juga bisa dilakukan untuk membunuh bakteri di dalamnya. Namun, jangan terlalu lama ya karena bisa membunuh kandungan asam folat di dalamnya, cukup 15 detik saja.
Penting untuk memerhatikan suhu kulkas sebelum kamu menyimpan makanan di dalamnya. Pastikan kulkas kamu berada pada suhu 5ยบ Celsius atau lebih rendah untuk menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya pada makanan. Kamu bisa menggunakan termometer kulkas untuk menentukan suhu yang tepat. 

Related Posts

Tips Menyimpan Stok Makanan Agar Tahan Lama
4/ 5
Oleh

1 komentar: