Tuesday, November 5, 2019

Konsumsi Air Alkali Teratur, Dapatkan Manfaatnya untuk Kecantikan!

Fungsi Air Alkali

Mengonsumsi air yang cukup memang sangat disarankan. Selain air biasa, Anda juga bisa coba mengonsumsi air alkali untuk mendapatkan berbagai manfaatnya. Salah satu fungsi air alkali adalah baik untuk kecantikan kulit dan wajah. Anda tentunya ingin memiliki wajah yang indah, kan? Yuk, kenali apa saja manfaat air alkali untuk wajah!

1. Obat Jerawat
Selain fungsi air alkali untuk kesehatan, Anda juga bisa mendapatkan manfaat air alkali untuk kecantikan yang salah satunya bisa sebagai obat jerawat. Bagi Anda yang memiliki masalah dengan jerawat terutama yang meradang dan infeksi, bisa gunakan air ini untuk mengatasinya. Cukup basahi wajah Anda selama beberapa menit saja dengan ini.

2. Menghilangkan Flek Hitam
Selain mampu menghilangkan jerawat, air alkali juga bisa digunakan untuk menghilangkan flek hitam. Caranya pun mudah saja. Anda hanya perlu mengonsumsi air alkali setiap hari secara teratur dan menggunakannya sebagai air cuci muka.

3. Mengatasi Alergi Kulit
Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dengan air alkali ini adalah untuk mengatasi alergi kulit terutama yang berasal dari produk berbahan kimia yang menimbulkan ruam di wajah. Untuk cara menggunakannya pun tak susah. Anda hanya perlu mencuci muka sesegera mungkin tatkala kulit wajah terasa gatal menggunakan air alkali ini.

4. Mencegah Penuaan Dini
Siapa sangka, fungsi air alkali yang lain adalah bisa digunakan untuk mencegah penuaan dini. Air alkali mampu membantu proses regenerasi sel kulit wajah menjadi lebih cepat sehingga mampu mencegah proses penuaan dini.

5. Mencerahkan Kulit Wajah
Kalau Anda mau memiliki kulit wajah yang cerah, Anda bisa memanfaatkan air alkali juga. Caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mengonsumsinya secara teratur dan cuci muka dengan ini saja.

Nah, ternyata ada banyak manfaat air alkali yang bisa Anda dapatkan, kan? Jadi, fungsi air alkali untuk kesehatan dan kecantikan itu benar-benar sangat banyak. Tak heran bila Anda harusnya mengonsumsi air alkali ini setiap hari secara teratur. Kalau mau cari air alkali terbaik, Anda bisa pilih Pristine8 saja untuk dikonsumsi sehari-hari! 

Mengapa Pilih Lemari Es dengan Fitur Anti Bakteri?

Kulkas Panasonic Anti Bakteri

Secara alamiahnya, kulkas dianggap sebagai tempat steril dengan jumlah bakteri di dalamnya yang sangat minim. Nyatanya, ketika kebersihan kulkas tidak pernah dijaga, kulkas justru berbalik sebagai tempat penyimpanan makanan yang rentan memiliki populasi bakteri tertinggi.

Hal inilah yang ditemukan oleh sejumlah peneliti berdasarkan riset kehigienisan kulkas. Hasil riset ini mengejutkan. Oleh karena itulah produsen lemari es kini memproduksi lemari es anti bakteri yang bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri di dalam kulkas.

Fakta Lemari Es Sebagai Sarang Bakteri

1. Kulkas sebagai sarang kuman
Menurut sebuah riset yang dirilis oleh Microban Europe menunjukkan bahwa kulkas justru menjadi sarang bagi berbagai kuman berbahaya. Kuman seperti Listeria, E. coli dan Salmonella justru ditemukan di dalam kulkas. Hal yang lebih mengerikannya lagi, kuman ini tidak ditemukan di laci tempat meletakkan makanan kering, namun justru ditemukan di wadah penyimpanan sayuran

2. Jumlah bakteri di dalam kulkas mencapai ribuan
Menurut riset yang dilakukan di daerah Eropa ini menunjukkan bahwa dari 30 laci sayuran kulkas yang diperiksa, rata-rata memiliki populasi bakteri mencapai ribuan. Unit koloni pembentuk bakteri di dalam laci sayuran mencapai 7.850 unit per cm2 (cfu/cm2). Tak hanya itu, pada riset ini juga ditemukan kulkas dengan laci sayuran mengandung sebanyak 129 ribu bakteri/ cfu per cm2. 

3. Penyebab timbulnya banyak bakteri 
Menurut para ahli, kulkas yang rutin dibersihkan oleh pemiliknya dengan mengeluarkan makanan dari kulkas kemudian interior dilap, maka kemungkinan timbulnya sarang bakteri dapat diperkecil. Selain itu, laci sayur yang dicuci terpisah juga harus dilakukan. Tindakan pembersihan ini berlaku baik pada kulkas anti bakteri maupun kulkas biasa.

Sementara pemilik yang tidak pernah membersihkan kulkas, ditemukan banyak kuman di dalam laci sayuran. 

4. Jumlah bakteri yang diizinkan
Bakteri yang diizinkan pada kulkas sebenarnya hanya 0-10 bakteri/ cfu/cm2. Agar makanan Anda di kulkas terjaga dari paparan kuman, Anda sebaiknya menggunakan kulkas anti bakteri dari Panasonic Prime Fresh NRBB211Q. Kulkas Panasonic dilengkapi filter anti bacterial sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri di dalamnya.

Monday, November 4, 2019

Agar Tidak Salah Langkah, Yuk Simak SOP Obat Mata

Obat Mata

Ketika berada di ruangan terbuka, tentu anda pernah merasakan enaknya angin yang menerka tubuh. Namun, hal ini menjadi tidak menyenangkan apabila ada benda asing yang masuk ke mata dan menyebabkan mata mengalami gangguan. Apabila mata merasa terganggu, ada baiknya untuk tidak mengkucek mata atau memberikan obat mata sembarangan. Agar tidak salah dalam pemberian obat, yuk simak apa itu SOP obat mata.

Prosedur Pemberian Obat Mata Pada Pasien 

1. Fungsi Utama Dari Obat Mata
Pemberian obat mata pada pasien ternyata tidak dapat dilakukan sembarangan. Fungsi dari pemberian obat mata sendiri, dibagi menjadi 4, yaitu untuk mengobati apabila mata mengalami gangguan, dapat melemahkan otot lensa pada saat pengukuran refraksi mata, mencegah adanya kekeringan pada mata, serta melebarkan pupil pada saat pemeriksaan struktur internal mata. Apabila mata tengah mengalami gangguan ringan, obat mata dapat dijadikan obat alternatif terbaik.

2. Mempersiapkan Alat Yang Dibutuhkan
Sebelum meneteskan cairan obat mata atau memberikan salep kepada area mata, ada baiknya persiapkan beberapa alat pendukungnya berdasarkan apa itu SOP. Yang pertama harus dipersiapkan adalah botol obat penetes steril, persiapkan bola kapas kering yang masih steril, persiapkan buku obat yang ada pada botol obat, siapkan bola kapas basah yang masih steril, sarung tangan, baskom cuci yang berisikan air hangat dan penutup mata jika diperlukan.

3. Sebelum Memulai Pemberian Obat
Perawat yang membantu dokter, ada baiknya cek instruksi yang diberikan dokter. Pemeriksaan ini berfugnsi untuk memastikan jenis obat yang akan diberikan kepada pasien, dan letak dimana pemberian obatnya. Sebelum memulai, ada baiknya untuk mencuci tangan terlebih dahulu agar lebih steril. Setelah mencuci tangan hingga bersih, gunakan sarung tangan khusus yang telah disediakan. 

Datangai pasien, dan lakukan identifikasi pasien secara tepat. Setelah itu, jelaskan prosedur pengobatan yang akan dijalani sang pasien dengan tepat. Kemudian atur posisi pasien sesuai dnegan apa itu SOP, dimana posisi tersebut diberikan hiperektensi leher. Ambil kapas basah yang masih steril dan basahi kelopak mata pasien. Untuk membersihkan kelopak mata, hendaknya dilakukan dari dalam ke luar. Setelah itu, mintalah pasien untuk melihat langit langit ruangan.

4. Cara Meneteskan Obat Mata
Mintalah izin terlebih dahulu kepada pasien anda sebelum melakukan tindakan. Setelah itu, letakkan tangan anda yang dominan di dahi pasien, sedangkan tangan yang  lain memegang obat penetes mata. Untuk jari tangan non dominan, dapat menarik kelopak mata pasien ke bawah dengan lembut dan perlahan. Kemudian, teteskan obat mata sesuai dengan yang sacus konjungtiva. Apabila pasien yang memiliki sacus konjungtiva normal, cukup diberikan setidaknya 1 hingga 2 tetes obat mata. 

Ketika meneteskan obat mata tersebut pada sacus, maka menghasilkan penyebaran obat yang lebih merata pada seluruh mata. Ketika obat berhasil menyebar merata, maka hasilnya akan lebih maksimal. Sebab, seluruh bagian mata terbasuh obat yang diperlukan oleh mata yang bermasalah.Pada tahap penetesan obat ini, ada kalanya pasien akan kaget dan berkedip ataupun menutup matanya. Ketika berkedip inilah, obat terkadang ikut menetes jatuh. 

Jika obat yang diteteskan tadi ikut mengalir keluar bersama dengan air mata, perawat bisa  dilakukan penetesan ulang obat mata sesuai dengan prosedur yang ada. Apabila selesai meneteskan obat mata, minta pasien untuk menutup mata perlahan. Setelah itu, berikan tekanan lembut pada duktus nasolakrimal pasien dengan jangka waktu 30 hingga 60 detik. Apabila segala proses apa itu SOP pemberian obat mata telah dilakukan, pasien sudah bisa membuka matanya kembali.

Memiliki mata yang bermasalah, tentu dapat menghambat segala kegiatan anda. Apabila mata mengalami masalah, segera atasi dengan obat tetes mata. Agar lebih amannya, anda bisa mendatangi dokter mata terdekat.  Sebab, mata akan mendapatkan perawatan yang lebih steril daripada ketika meneteskan obat mata sendirian. Selain itu, anda tidak boleh memberikan obat mata dengan dosis yang berlebihan, karena mampu merusak mata.